Kamis, 17 Mei 2012

Penyebab Mentruasi Tidak Teratur

Menstruasi atau Haid tidak teratur adalah Ketidakseimbangannya hormon pada reproduksi wanita ( Hormon Estrrogen dan Progesteron ), yang mana diketahui kedua hormon tersebut harus dalam komposisi yang tepat untuk mengetahui kapan pembentukan sel telur pada indung telur (ovarium), kapan pelepasan sel telur (ovulasi), dan kapan menstruasi ( luruhnya dinding rahimr akibat tidak adanya pembuahan sel telur).

Beberapa Penyebab Haid Tidak Teratur antara lain:

1. Kehamilan
Ketika hamil, tubuh wanita menghasilkan hormon yang menghentikan menstruasi. Atau, wanita tetap mengalami menstruasi namun lebih ringan dari biasanya.

2. Stres
Stres merupakan penyebab paling umum menstruasi tak teratur. Hormon stres, kortisol berdampak pada jumlah estrogen dan progesteron dalam tubuh. Jumlah hormon yang terlalu banyak dalam darah bisa menyebabkan perubahan siklus menstruasi.

3. Diet
Penyebab lain menstruasi tak teratur adalah asupan makanan dan berat badan. Konsumsi karbohidrat berlebihan dan kegemukan menjadikan tubuh memproduksi hormon tertentu yang menggeser masa ovulasi. Hal yang sama berlaku bagi perempuan yang kehilangan berat badan.

4. Olahraga
Tubuh membutuhkan energi agar terjadi menstruasi. Olahraga berlebihan dan membakar energi terlalu banyak membuat tubuh memerlukan waktu lebih banyak untuk mempersiapkan siklus menstruasi.

4. Pil KB
Minum pil KB membuat tubuh harus menyesuaikan diri selama beberapa bulan sebelum terbiasa dengan dosis hormon dalam pil KB.

5. Terlalu banyak minum alkohol
Hati membantu mengatur siklus menstruasi wanita dengan metabolisme estrogen dan progesteron. Minum alkohol berlebihan dapat menyebabkan kerusakan hati dan mungkin mengganggu hormon yang berkaitan dengan siklus menstruasi.

6. Sindroma ovarium polikistik
Sebuah komplikasi yang menyebabkan terbentuknya kista pada indung telur yang mempengaruhi ovulasi. Gejala lain kondisi ini termasuk pertumbuhan rambut, berat badan, ketombe dan infertilitas. Komplikasinya termasuk endometriosis, kanker ovarium dan penyakit jantung.

7. Menopause
Seperti halnya kehamilan, tingkat hormon tubuh pada usia akhir 40-an atau awal 50-an akan menggeser siklus menstruasi.

8. Obat-obatan
Penggunaan obat-obatan tertentu mempengaruhi keterlambatan masa menstruasi selama beberapa hari. Sebab, obat mempengaruhi tubuh dalam memproduksi estrogen dan progesteron. 

terkadang wanita juga mengalami rasa sakit pada saat mentruasi. 


sumber: http://www.mediaindonesia.com/mediahidupsehat/index.php/read/2010/03/29/2332/4/Kenali-Penyebab-Menstruasi-Tidak-Teratur-
http://health.kompas.com/read/2012/04/25/10150984/Haid.Tak.Teratur.karena.Kontrasepsi

(baca blog berikut tentang mencegah rasa sakit saat haid)

Rabu, 16 Mei 2012

kuliner singang sumbawa



 
 siapa yang gak doyan seafood...?????


masakan khas sumbawa yang gak kalah enaknya adalah singang. Singang merupakan masakan berkuah sama seperti sepat. Bahan utama singang ialah ikan segar namun dapat pula di ganti sesuai selera. Misalnya kepiting,udang,cumi dll.  Hampir semua masakan khas sumbawa berbahan dasar seafood. So, klo pengen dapetin seafood yang enak­­-enak di sarankan datang ke sumbawa,, hehehe

ini juga karena saya kangen sama makanan khas sumbawa ini..

Sabtu, 12 Mei 2012

gigi kita

Semua orang pasti pernah mgerasain sakit gigi


berikut cara-cara mengatasi sakit gigi dan berlubang :

Menambal Gigi dan Cabut Gigi

Langkah yang umumnya akan diambil dokter gigi adalah menambal gigi yang rusak, bila lubangnya belum terlalu besar. Tetapi, bila kita merasakan sakit gigi, proses penambalan tidak dapat langsung dilakukan karena dengan demikian gas dalam gigi tidak dapat keluar. Dokter akan memberikan obat penghilang rasa sakit atau akan mematikan saraf gigi agar kita tidak tersiksa dengan rasa sakitnya. Pada kunjungan selanjutnya barulah gigi akan dibersihkan dan ditambal sementara, penambalan secara permanen dilakukan pada kunjungan berikutnya lagi.
Bila lubang terlalu besar dan tidak memungkinkan untuk ditambal, berarti gigi harus dicabut. Sama seperti proses penambalan gigi, maka gigi juga tidak dapat langsung dicabut saat gigi masih terasa sakit. Hal ini disebabkan saat kita merasakan sakit gigi, maka obat anestesi (obat kebal agar tidak terasa sakit saat gigi dicabut) tidak dapat menembus akar gigi, sehingga saat dicabut akan menyebabkan sakit yang luar biasa. Proses pencabutan gigi baru bisa dilakukan saat gigi sudah tidak terasa sakit dan untuk menghilangkan rasa sakit dokter akan mematikan saraf gigi.

Mencegah Gigi Berlubang

Untuk mencegah terjadinya lubang pada gigi, Anda dapat melakukan langkah-langkah berikut:
  • Memeriksa gigi secara rutin

    Kunjungi dokter gigi setiap 6 bulan sekali walaupun Anda tidak merasakan sakit gigi. Hal ini diperlukan agar dokter dapat mendeteksi lubang kecil yang terjadi pada gigi dan dapat ditangani segera agar lubang tidak semakin besar. Dapat juga dideteksi bagian gigi yang tidak rata atau berlekuk yang dapat menyebabkan gigi sulit dibersihkan.
  • Menyikat gigi secara teratur dan pada waktu yang tepat

    Pagi hari setelah sarapan dan malam sebelum tidur adalah waktu yang tepat untuk menyikat gigi. Air liur tidak banyak keluar pada waktu kita tidur, sehingga gigi akan rusak bila Anda membiarkan sisa makanan pada gigi tanpa menyikatnya. Air liur berguna untuk memlinfungi gigi dari bakteri penyebab gigi berlubang.
  • Menyikat gigi dengan cara yang benar

    Walau menyikat gigi telah dilakukan secara teratur namun bila dilakukan dengan cara yang tidak benar, tentu hasilnya tidak akan maksimal. Cara yang benar adalah dengan menyikat ke arah bawah untuk gigi depan (gigi seri) bagian atas, menyikat gigi ke arah atas untuk gigi depan bagian bawah dan menyikat secara mendatar untuk gigi geraham. Menyikat gigi geraham hendaknya dilakukan lebih lama, karena pada gigi ini berpotensi menempelnya sisa-sisa makanan.
  • Kumur setelah makan

    Menyikat gigi tidak mungkin dilakukan sehabis kita makan, maka cara terbaik adalah berkumur-kumur agar sisa makanan tidak terus menempel dan mengurangi keadaan asam dalam gigi.
  • Gunakan benang gigi untuk mengeluarkan sisa makanan

    Sisa makanan yang tertinggal, hendaknya tidak dikeluarkan dengan menggunakan tusuk gigi. Penggunaan tusuk gigi dapat menyebabkan celah antar gigi semakin besar disamping dapat menyebabkan luka pada gusi.
  • Pilih pasta gigi yang mengandung fluorida

    Menggunakan pasta gigi yang mengandung fluorida. Zat ini merupakan salah satu bahan pembentuk email gigi. Adanya zat ini dapat mencegah pembusukan pada gigi.
  • Makan makanan yang berserat

    Mengkonsumsi sayuran atau buah terbukti dapat membuat gigi lebih kuat dan mencegah terjadinya gigi berlubang.
  • Kurangi makanan yang mengandung gula dan tepung

    Makanan jenis ini bila tertinggal di gigi dan adanya bakteri akan menyebabkan asam yang membuat gigi berlubang.
http://kumpulan.info/sehat/artikel-kesehatan/48-artikel-kesehatan/125-sakit-gigi-berlubang.html

Jumat, 04 Mei 2012

Makan Buah dan Sayur Kurangi Risiko Diabetes

Buah merupakan salah satu menu makanan yang menunjang kesehatan kita. Konsumsi buah sudah diketahui banyak orang sebagai pelengkap agar memenuhi menu makanan sehat karena buah memiliki nutrisi dan gizi yang diperlukan tubuh. Buah sangat bermanfaat bagi tubuh dan merupakan bagian yang tak terpisahkan agar kita dapat selalu sehat dan bugar. Buah juga dijadikan menu wajib untuk makanan Anda sehari-hari.
Orang yang mengonsumsi lebih banyak buah dan sayuran mungkin memiliki risiko lebih rendah untuk terserang diabetes tipe 2 dibandingkan dengan orang yang kurang mengonsumsi keduanya.

Selain itu, mengonsumsi beragam makanan yang sehat itu juga mungkin menjadi kunci untuk menghindari penyakit, demikian hasil satu studi di Inggris.

Temuan tersebut, yang dilaporkan di jurnal Diabetes Care, tak membuktikan bahwa memakan buah dan sayuran akan menjauhkan kondisi yang berkaitan dengan kegemukan dan usia tua. Tapi para peneliti mengatakan itu bisa memberi orang lebih banyak manfaat guna meningkatkan makanan mereka.

Studi atas lebih dari 3.700 orang dewasa Inggris mendapati mereka yang mengonsumsi paling banyak buah dan sayuran dalam satu pekan memiliki risiko lebih rendah untuk terserang diabetes tipe 2 selama kurun waktu 11 tahun dibandingkan dengan orangyang mengonsumsi paling sedikit.

Risiko diabetes juga lebih rendah di kalangan orang yang mengonsumsi lebih banyak jenis buah dan sayuran, tak peduli berapa banyak mereka konsumsinya.

Itu menunjukkan orang bukan hanya mesti memusatkan perhatian pada berapa banyak porsi yang mereka konsumsi setiap hari, kata peneliti senior Nita Forouhi, dari Institute of Metabolic Science di Cambridge, Inggris.

"Temuan tentang keragaman konsumsi adalah sesuatu yang baru dan menggembirakan, karena itu memperlihatkan bahwa terlepas dari jumlah yang dikonsumsi, kita memiliki potensi untuk meraih tambahan manfaat penting dari memilih campuran beragam buah dan sayuran sebagai bagian dari makanan yang seimbang," kata Forouhi.

Satu porsi sama dengan setengah cangkir sayuran yang dimasak atau satu potong ukuran sedang buah segar.

Untuk studi tersebut, tim Forouhi meneliti data dari 3.704 orang dewasa yang berusia 40 sampai 79 tahun yang menjadi bagian dari studi lebih luas mengenai gizi dan penyakit kronis, demikian laporan Reuters, Jumat (27/4). Di antara orang itu, 653 terserang diabetes tipe 2 selama kurun waktu 11 tahun.

Semua peserta studi tersebut mempertahankan konsumsi produk susu selama satu pekan pada awal studi, dan tim Forouhi mendapati mereka yang melaporkan konsumsi beragam buah dan sayuran menghadapi risiko lebih kecil untuk terserang diabetes selama satu tahun ke depan.

Di antara sepertiga peserta yang paling banyak mengonsumsi buah dan sayuran --yaitu sebanyak enam porsi per hari-- 16 persen didiagnosis terserang diabetes tipe 2 dibandingkan dengan 21 persen dari seperti peserta dengan konsumsi buah dan sayuran paling sedikit, sekitar dua porsi per hari.

Kelompok yang mengonsumsi sedikit buah dan sayuran sangat dekat dengan pola makan di AS.

Tentu saja, orang yang memakan banyak buah dan sayuran mungkin berbeda dalam sejumlah kondisi, kata Forouhi, termasuk berat, tingkat olah raga, kebiasaan merokok dan pendidikan.

Namun ketika timnya memperhitungkan semua faktor itu, konsumsi buah dan sayuran dalam jumlah banyak tetap saja berkaitan dengan 21 persen risiko lebih rendah untuk terserang diabetes tipe 2.

Penelitian tersebut menemukan pola yang serupa ketika sampai pada keragaman. Orang yang mengonsumsi 16 jenis buah dan sayur yang berbeda setiap pekan, secara rata-rata, memiliki kemungkinan 40 persen lebih kecil untuk terserang diabetes dibandingkan dengan orang yang rata-rata mengkonsumsi delapan jenis.

Variasi mungkin menjadi penentunya sebab itu membantu memastikan orang memperoleh banyak gizi. Itu meliputi bukan hanya vitamin dan mineral, tapi juga serat dan zat sayuran yang disebut "phytochemical" yang diduga membantu melindungi sel dari kerusakan sehingga dapat mengarah kepada penyakit kronis.

Daftar pustaka 
http://kesehatan.liputan6.com/read/393807/makan-buah-dan-sayur-kurangi-risiko-diabetes 

maag



 Sakit maag adalah nama akrab dari salah satu gangguan pada sistem pencernaan kita. Dalam dunia kesehatan, istilah yang dipakai adalah ulkus peptikum (tukak peptik), yang bisa menyerang lambung maupun duodenum. Lambung dan duodenum adalah bagian dari organ pencernaan kita. Sebagaimana kalian ketahui, sistem pencernaan kita terdiri dari bermacam-macam organ, yang dimulai dari mulut hingga anus. Lambung dan duodenum ini adalah tempat mencerna makanan tahap kedua setelah makanan dicerna di mulut kita. Gangguan or radang pada lambung dan duodenum ini juga disebut sebagai gastritis dari duodenitist.
Bagaimana terjadinya gangguan pada lambung/duodenum?
Begini nih ceritanya: Makanan yang masuk ke lambung akan dicerna secara kimiawi dengan bantuan enzim pepsin dan renin serta asam lambung (HCl). Pada orang sehat, terdapat suatu keseimbangan antara enzim dan asam lambung dengan daya tahan mukosa lambung (lapisan lendir pada lambung). Artinya keberadaan enzim dan asam lambung tidak menimbulkan gangguan pada lapisan mukosa lambung. Mereka hidup bertetangga dengan baik, sehingga suasana damai tercipta dalam rongga lambung. Bila terjadi gangguan keseimbangan, maka akan terjadi kerusakan pada mukosa yang menimbulkan rasa sakit (nyeri). Bila gangguan ini terjadi terus menerus, maka terjadi luka pada lapisan mukosa lambung.
Rasa nyeri ini disebabkan oleh rangsangan asam lambung terhadap lapisan mukosa lambung, sehingga ujung-ujung syaraf yang ada padanya lebih peka terhadap rasa nyeri. Rasa nyeri ini biasanya dirasakan di daerah ulu hati dan terasa jelas sehingga bisa ditunjukkan dengan pasti lokasinya. Kadang-kadang nyeri ini dirasakan di dinding dada depan atau bisa juga di punggung. Selain nyeri, rangsangan asam lambung tadi juga mengakibatkan munculnya rasa mual. Nyeri ini akan terasa saat lambung kosong dan hilang setelah diisi makanan.
Gejala khas pada gangguan di duodenum adalah nyeri pada malam hari. Tidak semua penderita sakit maag merasakan adanya keluhan seperti tersebut di atas. Ada juga yang tanpa gejala, tapi tiba-tiba terjadi muntah darah atau buang air besar dengan darah yang menghitam. Oleh karena itu perlu waspada setiap saat. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja dan pada semua usia. Karena begitu sering terjadi, maka penyakit ini termasuk salah satu masalah dalam bidang kesehatan.
Apa penyebab sakit maag?
Ada beberapa hal yang menjadikan seseorang bisa terserang radang lambung, antara lain:
a. Pola makan
Orang yang memiliki pola makan tidak teratur mudah terserang penyakit ini. Pada saat perut harus diisi, tapi dibiarkan kosong, atau ditunda pengisiannya, asam lambung akan mencerna lapisan mukosa lambung, sehingga timbul rasa nyeri.
b. Jenis makanan
Makanan tertentu akan merangsang dinding lambung, sehingga terjadi radang/luka, seperti makan yang pedas atau asam.
c. Stres emosi
Produksi asam lambung akan meningkat pada keadaan stres, seperti beban kerja yang berlebihan, cemas, takut, atau diburu-buru. Kadar asam lambung yang meningkat ini akan menimbulkan ketaknyamanan pada lambung.
d. Pemakaian obat
Ada obat-obat tertentu yang merangsang dinding lambung, sehingga menimbulkan gangguan keseimbangan dalam lambung. Oleh karena itu obat-obat tertentu, harus dikonsumsi sesudah makan. Beberapa di antaranya adalah obat penghilang rasa sakit dari golongan salisilat dan asam mifenamat (misal aspirin, ponstan). Obat-obat rematik juga termasuk di dalamnya.
e. Adanya penyakit seperti luka bakar, pembedahan gagal ginjal, dan lain-lain.
f. Alkohol dan rokok.
Bahaya yang mengancam
Banyak di atara kita yang menganggap sepele penyakit maag ini. Padahal banyak ancaman serius di balik serangannya. Aktivitas jadi terganggu lantaran nyeri, perih dan mual, adalah satu hal yang pasti. Nah, yang sering tidak disadari adalah akibat lebih lanjut dari penyakit ini. Jika dibiarkan saja tanpa pengobatan, maka radang akan semakin hebat, luka akan makin dalam, lambung akan berdarah. Gawat!
Adanya perdarahan di lambung ini ditandai dengan nyeri yang sangat dan disertai muntah darah atau buang air besar berupa darah yang sudah menghitam. Bila dibiarkan terus maka lambung bisa bocor, luka akan menembus dinding lambung sehingga lambungnya berlubang. Darah akan masuk ke rongga perut dan mengakibatkan rasa nyeri yang sangat hebat. Keadaan ini bisa mengakibatkan kematian.

daftar puataka
 http://doktersehat.com/apa-itu-sakit-maag/#ixzz1tuNqRehJ

dm

Penyakit Diabetes Mellitus (DM) yang juga dikenal sebagai penyakit kencing manis atau penyakit gula darah adalah golongan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula dalam darah sebagai akibat adanya gangguan sistem metabolisme dalam tubuh, dimana organ pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin sesuai kebutuhan tubuh. 

Insulin adalah salah satu hormon yang diproduksi oleh pankreas yang bertanggung jawab untuk mengontrol jumlah/kadar gula dalam darah dan insulin dibutuhkan untuk merubah (memproses) karbohidrat, lemak, dan protein menjadi energi yang diperlukan tubuh manusia. Hormon insulin berfungsi menurunkan kadar gula dalam darah.

  • Tanda dan Gejala Diabetes Mellitus

  • Tanda awal yang dapat diketahui bahwa seseorang menderita DM atau kencing manis yaitu dilihat langsung dari efek peningkatan kadar gula darah, dimana peningkatan kadar gula dalam darah mencapai nilai 160 - 180 mg/dL dan air seni (urine) penderita kencing manis yang mengandung gula (glucose), sehingga urine sering dilebung atau dikerubuti semut.

    Penderita kencing manis umumnya menampakkan tanda dan gejala dibawah ini meskipun tidak semua dialami oleh penderita :

    1. Jumlah urine yang dikeluarkan lebih banyak (Polyuria)
    2. Sering atau cepat merasa haus/dahaga (Polydipsia)
    3. Lapar yang berlebihan atau makan banyak (Polyphagia)
    4. Frekwensi urine meningkat/kencing terus (Glycosuria)
    5. Kehilangan berat badan yang tidak jelas sebabnya
    6. Kesemutan/mati rasa pada ujung syaraf ditelapak tangan & kaki
    7. Cepat lelah dan lemah setiap waktu
    8. Mengalami rabun penglihatan secara tiba-tiba
    9. Apabila luka/tergores (korengan) lambat penyembuhannya
    10.Mudah terkena infeksi terutama pada kulit.

    Kondisi kadar gula yang drastis menurun akan cepat menyebabkan seseorang tidak sadarkan diri bahkan memasuki tahapan koma. Gejala kencing manis dapat berkembang dengan cepat waktu ke waktu dalam hitungan minggu atau bulan, terutama pada seorang anak yang menderita penyakit diabetes mellitus tipe 1.

    Lain halnya pada penderita diabetes mellitus tipe 2, umumnya mereka tidak mengalami berbagai gejala diatas. Bahkan mereka mungkin tidak mengetahui telah menderita kencing manis.

  • Tipe Penyakit Diabetes Mellitus

  • 1. Diabetes mellitus tipe 1
    Diabetes tipe 1 adalah diabetes yang bergantung pada insulin dimana tubuh kekurangan hormon insulin,dikenal dengan istilah Insulin Dependent Diabetes Mellitus (IDDM). Hal ini disebabkan hilangnya sel beta penghasil insulin pada pulau-pulau Langerhans pankreas. Diabetes tipe 1 banyak ditemukan pada balita, anak-anak dan remaja. 

    Sampai saat ini, Diabetes Mellitus tipe 1 hanya dapat di obati dengan pemberian therapi insulin yang dilakukan secara terus menerus berkesinambungan. Riwayat keluarga, diet dan faktor lingkungan sangat mempengaruhi perawatan penderita diabetes tipe 1. Pada penderita diebetes tipe 1 haruslah diperhatikan pengontrolan dan memonitor kadar gula darahnya, sebaiknya menggunakan alat test gula darah. Terutama pada anak-anak atau balita yang mana mereka sangat mudah mengalami dehidrasi, sering muntah dan mudah terserang berbagai penyakit.

    2. Diabetes mellitus tipe 2
    Diabetes tipe 2 adalah dimana hormon insulin dalam tubuh tidak dapat berfungsi dengan semestinya, dikenal dengan istilah Non-Insulin Dependent Diabetes Mellitus (NIDDM). Hal ini dikarenakan berbagai kemungkinan seperti kecacatan dalam produksi insulin, resistensi terhadap insulin atau berkurangnya sensitifitas (respon) sell dan jaringan tubuh terhadap insulin yang ditandai dengan meningkatnya kadar insulin di dalam darah.

    Ada beberapa teori yang mengutarakan sebab terjadinya resisten terhadap insulin, diantaranya faktor kegemukan (obesitas). Pada penderita diabetes tipe 2, pengontrolan kadar gula darah dapat dilakukan dengan beberapa tindakan seperti diet, penurunan berat badan, dan pemberian tablet diabetik. Apabila dengan pemberian tablet belum maksimal respon penanganan level gula dalam darah, maka obat suntik mulai dipertimbangkan untuk diberikan.

  • Kadar Gula Dalam Darah

  • Normalnya kadar gula dalam darah berkisar antara 70 - 150 mg/dL {millimoles/liter (satuan unit United Kingdom)} atau 4 - 8 mmol/l {milligrams/deciliter (satuan unit United State)}, Dimana 1 mmol/l = 18 mg/dl. 

    Namun demikian, kadar gula tentu saja terjadi peningkatan setelah makan dan mengalami penurunan diwaktu pagi hari bangun tidur. Seseorang dikatakan mengalami hyperglycemia apabila kadar gula dalam darah jauh diatas nilai normal, sedangkan hypoglycemia adalah suatu kondisi dimana seseorang mengalami penurunan nilai gula dalam darah dibawah normal. 

    Diagnosa Diabetes dapat ditegakkan jika hasil pemeriksaan gula darah puasa mencapai level 126 mg/dl atau bahkan lebih, dan pemeriksaan gula darah 2 jam setelah puasa (minimal 8 jam) mencapai level 180 mg/dl. Sedangkan pemeriksaan gula darah yang dilakukan secara random (sewaktu) dapat membantu diagnosa diabetes jika nilai kadar gula darah mencapai level antara 140 mg/dL dan 200 mg/dL, terlebih lagi bila dia atas 200 mg/dl.

    Banyak alat test gula darah yang diperdagangkan saat ini dan dapat dibeli dibanyak tempat penjualan alat kesehatan atau apotik seperti Accu-Chek, BCJ Group, Accurate, OneTouch UltraEasy machine. Bagi penderita yang terdiagnosa Diabetes Mellitus, ada baiknya bagi mereka jika mampu untuk membelinya.

  • Pengobatan dan Penanganan Penyakit Diabetes

  • Penderita diabetes tipe 1 umumnya menjalani pengobatan therapi insulin (Lantus/Levemir, Humalog, Novolog atau Apidra) yang berkesinambungan, selain itu adalah dengan berolahraga secukupnya serta melakukan pengontrolan menu makanan (diet).

    Pada penderita diabetes mellitus tipe 2, penatalaksanaan pengobatan dan penanganan difokuskan pada gaya hidup dan aktivitas fisik. Pengontrolan nilai kadar gula dalam darah adalah menjadi kunci program pengobatan, yaitu dengan mengurangi berat badan, diet, dan berolahraga. Jika hal ini tidak mencapai hasil yang diharapkan, maka pemberian obat tablet akan diperlukan. Bahkan pemberian suntikan insulin turut diperlukan bila tablet tidak mengatasi pengontrolan kadar gula darah.


    pemriksaan DM:
    1. pemriksaan kima, yaitu reduksi.


    daftar pustaka:
    http://www.infopenyakit.com/2008/03/penyakit-diabetes-mellitus-dm.html


    Kamis, 03 Mei 2012

    eritrosit

    Pengertian & Fungsi Eritrosit ( Sel Darah Merah )

    Eritrosit merupakan bagian utama dari sel-sel darah. Setiap mm kubiknya darah pada seorang laki-laki dewasa mengandung kira-kira 5 juta sel darah merah dan pada seorang perempuan dewasa kira-kira 4 juta sel darah merah.

    Tiap-tiap sel darah merah mengandung 200 juta molekul hemoglobin. Hemoglobin (Hb) merupakan suatu protein yang mengandung senyawa besi hemin. Hemoglobin mempunyai fungsi mengikat oksigen di paru-paru dan mengedarkan ke seluruh jaringan tubuh. Jadi, dapat dikatakan bahwa di paruparu terjadi reaksi antara hemoglobin dengan oksigen.


    2 Hb2+ 4 O2 ==> 4 Hb O2 (oksihemoglobin)

    Setelah sampai di sel-sel tubuh, terjadi reaksi pelepasan oksigen oleh Hb.

    4 Hb O2 ==> 2 Hb2+ 4 O2

    Kandungan hemoglobin inilah yang membuat darah berwarna merah. Amatilah Gambar 5.2 untuk mengenal struktur hemoglobin.



    Struktur Eritrosit

    Eritrosit mempunyai bentuk bikonkaf, seperti cakram dengan garis tengah 7,5 uM dan tidak berinti. Warna eritrosit kekuning-kuningan dan dapat berwarna merah karena dalam sitoplasmanya terdapat pigmen warna merah berupa hemoglobin.

    Pembentukan Eritrosit

    Eritrosit dibentuk dalam sumsum merah tulang pipih, misalnya di tulang dada, tulang selangka, dan di dalam ruas-ruas tulang belakang. Pembentukannya terjadi selama tujuh hari. Pada awalnya eritrosit mempunyai inti, kemudian inti lenyap dan hemoglobin terbentuk. Setelah hemoglobin terbentuk, eritrosit dilepas dari tempat pembentukannya dan masuk ke dalam sirkulasi darah.
    Eritrosit dalam tubuh dapat berkurang karena luka sehingga mengeluarkan banyak darah atau karena penyakit, seperti malaria dan demam berdarah. Keadaan seperti ini dapat mengganggu pembentukan eritrosit.

    Masa Hidup Eritrosit


    Masa hidup eritrosit hanya sekitar 120 hari atau 4 bulan, kemudian dirombak di dalam hati dan limpa. Sebagian hemoglobin diubah menjadi bilirubin dan biliverdin, yaitu pigmen biru yang memberi warna empedu. Zat besi hasil penguraian hemoglobin dikirim ke hati dan limpa, selanjutnya digunakan untuk membentuk eritrosit baru. Kira-kira setiap hari ada 200.000 eritrosit yang dibentuk dan dirombak. Jumlah ini kurang dari 1% dari jumlah eritrosit secara keseluruhan.